Chat Now
ATS dan AMF: Genset Otomatis Saat Listrik PLN Padam

ATS dan AMF: Genset Otomatis Saat Listrik PLN Padam

ATS dan AMF membuat genset menyala dan mengambil alih beban otomatis saat PLN padam. Pahami cara kerja, perbedaan, dan kapan sistem ini perlu.

Bagi fasilitas yang tidak boleh gelap, menyalakan genset secara manual saat listrik padam sering terlalu lambat. Karena itu dikenal sistem otomatis bernama ATS dan AMF. Keduanya sering disebut bersamaan, tetapi fungsinya berbeda.

Apa Itu ATS?

ATS (Automatic Transfer Switch) adalah saklar yang memindahkan sumber listrik antara PLN dan genset. Ia mencegah kedua sumber tersambung bersamaan ke beban, yang sangat berbahaya. Saat PLN padam, ATS memindahkan beban ke genset, dan saat PLN kembali, ATS memindahkan beban kembali ke PLN.

Apa Itu AMF?

AMF (Auto Mains Failure) adalah sistem kendali yang mendeteksi kegagalan listrik utama dan memerintahkan genset menyala otomatis. Ia memantau tegangan PLN, menyalakan genset, menunggu tegangan genset stabil, lalu memberi sinyal ke ATS untuk memindahkan beban. Setelah PLN pulih, ia mematikan genset setelah masa pendinginan.

Perbedaannya

  • ATS memindahkan beban.

  • AMF menyalakan dan mematikan genset otomatis.

Dalam praktik, keduanya sering dipasang bersama sebagai satu sistem pengalihan otomatis. Genset tanpa AMF harus dinyalakan manual, dan tanpa ATS pemindahan beban harus dilakukan manual.

Urutan Kerja Umum

  1. PLN padam dan sistem mendeteksinya setelah jeda singkat.

  2. Genset menyala dan mencapai tegangan serta frekuensi normal.

  3. ATS memindahkan beban ke genset.

  4. Saat PLN kembali dan stabil, beban dipindah kembali.

  5. Genset berjalan sebentar tanpa beban untuk mendingin, lalu mati.

Selalu ada jeda singkat saat pengalihan, sehingga peralatan yang sangat sensitif mungkin memerlukan UPS.

Kapan Sistem Otomatis Dibutuhkan

  • Rumah sakit dan fasilitas kesehatan, lihat genset untuk rumah sakit.

  • Pusat data, telekomunikasi, dan fasilitas yang tak boleh mati.

  • Pabrik dengan proses yang rugi besar bila terhenti.

  • Gedung bertingkat dengan lift dan pompa darurat.

  • Acara dengan risiko besar bila padam.

Untuk proyek sementara atau pemakaian utama (bukan cadangan), pengaturan berbeda. Pelajari prime power vs standby.

Hal yang Harus Disiapkan

  • Instalasi oleh teknisi kompeten. Pemasangan ATS dan AMF harus benar dan memenuhi ketentuan keselamatan, lihat grounding dan keamanan listrik genset.

  • Kapasitas ATS sesuai arus beban.

  • Perawatan genset standby. Genset cadangan harus rutin diuji agar siap menyala. BBM, aki, dan pendingin harus dalam kondisi baik.

  • Pengaturan jeda. Tentukan waktu tunda deteksi dan masa pendinginan.

  • Pengujian berkala dengan mensimulasikan PLN padam.

Biaya dan Skema Sewa

Sistem otomatis menambah komponen, instalasi, dan tanggung jawab perawatan. Tanyakan apakah ATS dan AMF tersedia dan bagaimana pemasangan serta penentuan biayanya. Pelajari juga genset harian vs bulanan dan genset paralel atau satu unit besar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama jeda pengalihan?

Bervariasi menurut sistem, umumnya beberapa detik hingga puluhan detik. Tanyakan pada teknisi untuk sistem yang akan dipakai.

Apakah semua genset bisa dipasangi AMF?

Tergantung unit dan panel kendalinya. Tanyakan kompatibilitas ke tim kami.

Apakah perlu UPS juga?

Untuk peralatan sensitif terhadap jeda, UPS menutup celah singkat sebelum genset mengambil alih.

Sewa Genset

Sebutkan daftar beban, lokasi, tingkat kepentingan pasokan, dan kebutuhan pengalihan otomatis. Tim PAPUMAS akan membantu menyiapkan opsi. Hubungi kami lewat WhatsApp di +62 813-9002-9881, telepon 021-8898-5249, atau minta penawaran. Lihat juga katalog genset PAPUMAS dan Pusat Rental Genset.

Chat di WhatsApp