Satu compressor sering harus melayani beberapa alat sekaligus, misalnya impact wrench, gerinda, dan pistol cat. Bila kapasitasnya kurang, tekanan turun dan semua alat bekerja lemah. Bila kebesaran, biaya sewa dan BBM terbuang. Berikut cara menghitung kebutuhan CFM dengan langkah yang bisa diulang.
Langkah 1: Catat Kebutuhan Tiap Alat
Setiap alat pneumatik punya kebutuhan udara dalam CFM pada tekanan kerja tertentu, tertera di spesifikasi atau label alat. Catat nilai itu untuk semua alat yang akan dipakai, beserta tekanan kerjanya. Pastikan satuannya sama (CFM atau liter per menit) sebelum dijumlahkan.
Langkah 2: Jumlahkan, Lalu Terapkan Faktor Pemakaian
Jumlahkan kebutuhan seluruh alat. Tidak semua alat menyala terus-menerus dan bersamaan, jadi gunakan faktor pemakaian (duty factor), yaitu perkiraan porsi waktu alat benar-benar memakai udara. Alat yang dipakai terus-menerus, seperti gerinda atau sandblasting, mendekati 100%. Alat yang dipakai sebentar-sebentar, seperti impact wrench, jauh lebih rendah.
Langkah 3: Tambahkan Cadangan
Tambahkan cadangan untuk kebocoran sambungan, kehilangan tekanan di selang panjang, dan penambahan alat di kemudian hari. Praktik umum adalah menambah sekitar 10 hingga 25 persen, bergantung pada kondisi jaringan udara. Jaringan yang panjang dan banyak sambungan butuh cadangan lebih besar.
Contoh Ilustrasi
Angka berikut hanya contoh, bukan data alat tertentu.
Empat alat dengan kebutuhan 30, 25, 20, dan 15 CFM. Totalnya 90 CFM.
Karena tidak semua menyala bersamaan, faktor pemakaian diperkirakan 70%. Hasilnya 90 × 0,7 = 63 CFM.
Tambahkan cadangan 20%. Hasilnya 63 × 1,2 = sekitar 76 CFM.
Maka compressor yang dipilih sebaiknya memiliki kapasitas di atas 76 CFM pada tekanan kerja yang dibutuhkan alat. Ubah angkanya dengan alat Anda sendiri.
Hal yang Sering Terlewat
Tekanan, bukan hanya CFM. Kapasitas compressor dinyatakan pada tekanan tertentu. Pastikan tekanannya mencukupi alat dengan kebutuhan tertinggi.
Panjang dan diameter selang. Selang kecil dan panjang menimbulkan penurunan tekanan, sehingga udara yang sampai ke alat berkurang.
Kondisi dan ketinggian lokasi. Suhu dan ketinggian memengaruhi kinerja mesin dan keluaran udara.
Alat yang butuh udara kering atau bersih. Pengecatan dan instrumentasi memerlukan penanganan udara khusus. Lihat compressor oil-free vs oil-injected.
Lonjakan pemakaian. Alat seperti sandblasting menyedot udara sangat besar. Bacaannya ada di sewa compressor untuk sandblasting dan pengecatan.
Satu Unit Besar atau Beberapa Unit?
Bila pekerjaan tersebar di beberapa titik yang berjauhan, dua compressor lebih kecil bisa lebih praktis daripada satu besar dengan selang sangat panjang. Untuk kebutuhan besar yang terpusat, lihat sewa compressor 750 CFM ke atas. Panduan dasar memilih ada di cara memilih compressor CFM dan tekanan.
Pengaruh ke Biaya
Kapasitas yang lebih besar berarti tarif sewa dan konsumsi solar lebih tinggi. Pahami komponennya di faktor penentu biaya sewa compressor dan estimasi konsumsi solar compressor diesel.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah kebutuhan CFM cukup dijumlahkan saja?
Penjumlahan adalah titik awal. Sesuaikan dengan faktor pemakaian dan tambahkan cadangan agar hasilnya realistis.
Apa akibatnya bila CFM kurang?
Tekanan turun saat beberapa alat dipakai bersamaan, alat melemah, dan pekerjaan jadi lambat atau hasilnya tidak konsisten.
Bisakah dibantu menghitung?
Bisa. Kirim daftar alat beserta kebutuhan CFM dan tekanan kerjanya ke tim kami.
Sewa Compressor
Sebutkan daftar alat, kebutuhan CFM dan tekanan, durasi, dan lokasi. Tim PAPUMAS akan menyiapkan penawaran sebagai bahan perbandingan. Hubungi kami lewat WhatsApp di +62 813-9002-9881, telepon 021-8898-5249, atau minta penawaran. Lihat juga katalog compressor PAPUMAS dan Sewa Compressor.



