Shutdown atau turnaround adalah masa ketika pabrik atau kilang dihentikan untuk perawatan besar, inspeksi, dan penggantian komponen. Setiap hari berhenti berarti produksi hilang, sehingga pekerjaan harus selesai tepat waktu. Kebutuhan udara bertekanan melonjak pada periode ini, karena banyak alat pneumatik, pembersihan, dan pengujian berjalan bersamaan. Menyewa compressor menjadi solusi umum. Berikut persiapannya.
Mengapa Compressor Sewaan Dipakai Saat Shutdown?
Beban udara naik tajam hanya selama periode shutdown, sehingga membeli unit tambahan tidak efisien.
Compressor permanen pabrik sering sedang diperiksa atau dimatikan.
Pekerjaan berlangsung di banyak titik yang jauh dari jaringan udara pabrik.
Anda butuh unit cadangan agar pekerjaan tidak terhenti.
Pekerjaan yang Umumnya Membutuhkan Udara Bertekanan
Alat pneumatik: impact wrench, grinder, chipping, dan bor.
Sandblasting dan pengecatan, yang membutuhkan CFM besar. Lihat kebutuhan CFM untuk sandblasting.
Pembersihan dan blowing pipa atau tangki.
Pengujian tekanan, seperti dibahas di compressor untuk hydrotest dan pneumatic test.
Pengosongan dan pengeringan sistem.
Langkah Persiapan
1. Petakan kebutuhan per area. Daftar alat yang berjalan bersamaan di tiap lokasi kerja, lalu jumlahkan kebutuhan CFM-nya. Dasar perhitungan ada di panduan memilih compressor.
2. Tentukan tekanan kerja. Pastikan unit mampu memenuhi tekanan alat dan prosedur terberat.
3. Siapkan cadangan. Pada turnaround, kegagalan satu unit bisa menahan pekerjaan lain. Pertimbangkan unit tambahan atau kapasitas lebih besar dari perhitungan minimum. Armada compressor portable Airman kami mencakup kelas 140 sampai 750 CFM.
4. Pilih tipe sesuai lokasi. Portable diesel untuk titik tanpa listrik, elektrik untuk area yang punya pasokan. Di area tertentu pabrik atau kilang, ketentuan keselamatan lokasi dapat membatasi jenis peralatan yang boleh masuk. Konfirmasikan persyaratan area sejak awal.
5. Perhatikan kualitas udara. Bila udara menyentuh proses atau bagian yang sensitif, tanyakan kebutuhan udara bebas minyak serta pemisah air atau air dryer.
6. Aksesori. Selang, kopling, manifold distribusi, filter, dan pelindung selang perlu dihitung bersama unitnya.
7. Bahan bakar dan teknisi. Tentukan siapa yang menyediakan solar dan apakah teknisi siaga selama periode shutdown.
8. Jadwal pengiriman dan pemasangan. Pesan jauh sebelum shutdown dimulai, lalu uji unit sebelum pekerjaan utama.
9. Persyaratan masuk lokasi. Pabrik besar biasanya mewajibkan induksi keselamatan, izin kerja, dan dokumen kendaraan. Siapkan lebih awal agar unit tidak tertahan di gerbang.
Hal yang Perlu Disepakati dengan Penyedia
Kelas unit, jumlah, dan unit cadangan.
Durasi sewa dan skema perpanjangan bila shutdown molor.
Penggantian cepat bila unit bermasalah.
Pembagian tanggung jawab bahan bakar dan perawatan.
Mobilisasi dan demobilisasi.
Komponen biaya dibahas di faktor penentu biaya sewa compressor.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama sebaiknya memesan sebelum shutdown?
Sedini mungkin. Periode shutdown sering bersamaan di banyak pabrik, sehingga unit berkapasitas tertentu bisa terbatas.
Bagaimana bila shutdown diperpanjang?
Sepakati ketentuan perpanjangan sejak awal agar unit tetap tersedia.
Apakah perlu compressor cadangan?
Sangat disarankan untuk pekerjaan kritis, karena kegagalan unit dapat menunda jadwal.
Apakah tersedia teknisi di lokasi?
Layanan dapat disesuaikan. Sampaikan kebutuhan Anda saat meminta penawaran.
Siapkan Compressor untuk Shutdown Anda
Kirim daftar alat, kebutuhan CFM, tekanan, lokasi, dan jadwal shutdown. Tim PAPUMAS akan membantu memilih unit dan menyiapkan penawaran. Hubungi kami lewat WhatsApp di +62 813-9002-9881, telepon 021-8898-5249, atau minta penawaran. Lihat juga katalog compressor PAPUMAS dan Sewa Compressor.
