Muatan yang tidak terikat dengan baik bisa bergeser saat truk mengerem atau menikung, bahkan jatuh ke jalan. Risikonya bukan hanya barang rusak, tetapi juga kecelakaan. Mengamankan muatan adalah bagian dari pekerjaan, bukan pelengkap.
Atur Urutan Muat
Cara menata menentukan seberapa mudah muatan diamankan.
Letakkan barang terberat di bawah dan sedekat mungkin dengan bagian depan bak.
Sebar bobot merata di kiri dan kanan agar truk tidak miring.
Susun barang yang kokoh di bawah dan yang ringan atau rapuh di atas.
Rapatkan barang sehingga tidak ada ruang kosong yang membuatnya bisa bergeser.
Muat barang yang akan diturunkan lebih dulu di bagian paling akhir.
Pastikan total berat tidak melebihi kapasitas. Ketentuannya dibahas di aturan kelebihan muatan (ODOL), dan cara menghitungnya ada di tonase atau kubikasi.
Pilih Tali dan Pengikat yang Tepat
Tidak semua tali cocok untuk muatan berat.
Tali pengikat (strap) dengan ratchet kuat dan mudah dikencangkan, cocok untuk muatan berat.
Tali tambang boleh dipakai untuk muatan ringan, tetapi simpulnya harus benar.
Rantai dipakai untuk muatan sangat berat seperti mesin.
Periksa batas beban kerja yang tertera pada tali. Jangan memakai tali yang sobek, berserabut, atau berkarat. Ikat melewati muatan dan kaitkan pada titik pengikat bak yang kuat, bukan pada bagian yang rapuh. Beri bantalan di sudut tajam agar tali tidak terpotong. Kencangkan secukupnya, sebab tali yang terlalu keras ditarik bisa merusak barang yang lunak.
Pasang Pengganjal
Pengganjal mencegah barang meluncur atau menggelinding.
Ganjal barang bulat seperti drum atau roll dengan kayu yang kokoh.
Gunakan palet, balok, atau bantalan antilicin di bawah muatan agar tidak mudah bergeser.
Isi celah kosong antar barang dengan bahan pengisi yang kuat.
Pasang Terpal dengan Benar
Terpal melindungi dari hujan dan debu, juga menahan barang ringan agar tidak beterbangan.
Pilih ukuran yang menutup seluruh muatan dengan tumpang tindih di sisi.
Ikat terpal di banyak titik hingga kencang, jangan dibiarkan berkibar karena akan robek dan menambah hambatan angin.
Terpal bukan pengganti tali. Muatan tetap harus diikat lebih dulu.
Jenis bak juga mempengaruhi cara mengamankan, seperti dibahas di truk box, wingbox, atau bak terbuka.
Periksa Sebelum dan Selama Perjalanan
Goyangkan muatan dengan tangan untuk memastikan tidak ada gerakan.
Periksa ulang ikatan setelah beberapa kilometer pertama, karena muatan bisa mengendap dan tali mengendur.
Berhenti dan cek kembali pada perjalanan jauh.
Pastikan muatan tidak menutupi lampu, plat nomor, atau menjulur melewati batas bak tanpa tanda.
Sebelum menyewa, lihat juga checklist sebelum menyewa truk.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa banyak tali yang dibutuhkan?
Tergantung berat, panjang, dan bentuk muatan. Semakin berat dan panjang, semakin banyak titik ikatan. Pastikan tidak ada bagian yang masih bisa bergeser.
Apakah terpal cukup untuk menahan muatan?
Tidak. Terpal hanya penutup. Muatan harus diikat dan diganjal terlebih dahulu.
Siapa yang bertanggung jawab atas pengikatan?
Umumnya disepakati bersama dan tertulis dalam perjanjian sewa. Tanyakan ke tim kami agar pembagian tugasnya jelas.
Sewa Truk
Sebutkan jenis barang, berat, dimensi, rute, dan kebutuhan perlengkapan seperti tali atau terpal. Tim PAPUMAS akan membantu memilih armada yang sesuai. Hubungi kami lewat WhatsApp di +62 813-9002-9881, telepon 021-8898-5249, atau minta penawaran. Lihat juga katalog truk PAPUMAS dan Sewa Truck.



